Karena Cinta akan Selalu Pulang

Seribu pertanyaan berdesis di pikiranku
Namun satu jawaban yang terlalu melegakan
Karena cinta akan selalu pulang...

Seberapa jauh pun ia meninggalkan hati, seliku dan serumit apapun jalannya, cinta akan selalu pulang. Selama ini aku membenci angin, kupikir angin yang menyeretmu pergi. Namun angin itu tak jahat, angin tak sebenar benarnya menculik dan membawa pergi rasaku yang adalah kamu. Angin hanya sedang membelaku meski melalui rasa kecewa, ia membelaku bahwa sepatutnya aku terlihat oleh lelakiku. Maka angin sejenak merampok rasaku.. Agar kita sama sama merasa rindu, memperlakukan rindu dengan baik, mungkin sedikit memanjakannya.

Hari ini tepat pada saat ini aku bisa merasakan cinta, bukan rasa yang hambar.

Bahagia, nyaman, sesederhaa ini. Sesederhana berada di dekatmu, sesederhana kau menjatuhkanku di dekapmu, sesederhana kau meminta jemariku dan aku pura-pura tak tahu isyarat sampai kau yang menjemput sendiri jemariku, sesederhana jemari-jemari kita yang tak kalah saling berdekap-dekapan., sesederhana degup jantungku yang tidak bisa dikatakan tidak hebat ketika kudapati kau tengah menatapku dengan tatapan yang "ah..."untuk dijelaskan, sesederhana jemarimu yang menyentuh pipiku dengan caramu sendiri, sesederhana kau mengelus-elus kepalaku yang saat ini tertutupi jilbab yang belum bisa dikatakan syar'i, sesedehana kita yang saling melempar senyum, dan sesederhana ketika kau menghapus pemerah bibir yang aku polesi di bibirku dengan kain kecil yang kau bawa. Bahagia memang kadang sesederhana itu.

Terima kasih pada Sang Maha Cinta dan kepada angin yang merupakan sapuan lembut Tuhan.

Dan aku meragu..
Apa lelaki itu benar-benar pulang untukku ? Atau akan pergi lagi ketika lukanya telah sembuh, seperti yang aku ketahui selama ini bahwa aku hanyalah penyembuh luka-lukanya. Yang ketika ia sembuh aku akan melihat dia begitu buas.

Tapi, siapapun tak ada yang bisa menjamin dia baik atau tidak baik untukku, termasuk orangtua. Tak ada yang bisa. Kecuali, aku yang harus meyakini bahwa dia baik.




Komentar